Blog Single

18 Jan

5 Bahan Pengganti Garam

Garam langka di pasaran bukan berarti masakan jadi kurang ‘berasa’. Walau pemerintah sedang berusaha mengatasi masalah ini, sebenarnya banyak produk mengandung garam yang bisa menggantikan fungsi garam di dapur. Tetap sedap walau tanpa garam.

1/ Ikan Asin
Pada saat proses pengawetan, ikan dijemur menggunakan garam yang tak sedikit jumlahnya. Goreng kering ikan kering hingga renyah. Haluskan hingga menjadi bubuk. Gunakan untuk bumbu tabur. Boleh ditambahkan daun jeruk, cabai bubuk, atau bawang goreng. Cara ini cocok untuk sajian tumis, atau sekadar menjadi taburan di atas nasi. Coba juga gunakan ikan asin saat pembuatan kaldu, Anda akan terkejut dengan rasa gurihnya.

2/ Margarin
Beda dengan mentega yang memiliki pilihan tawar atau asin, margarin sudah pasti mengandung garam. Gunakan sebagai pengganti minyak saat menumis. Jika menyukai telur mata sapi, tak perlu menambahkan garam jika memasak menggunakan margarin. Jika suka, campur margarin dengan nasi hangat untuk menambah rasa asin.

3/ Kecap Asin
Dalam pembuatannya biji kedelai difermentasi bersama garam. Kecap asin lokal banyak macam rasa dan aroma, biasanya sangat cocok untuk tumisan dan gorengan. Untuk tumisan, bisa ditambahkan dengan sedikit terasi, agar lebih ‘nendang’. Sementara untuk hidangan kuah sebaiknya menggunakan kecap asin jepang karena rasanya lebih lembut.

4/ Kecap Ikan
Atau fish sauce, terbuat dari fermentasi ikan dengan garam. Bisa ditambahkan untuk tumisan ataupun masakan berkuah. Agar rasanya tidak terlalu ‘menonjok’ campur dengan kesap asin saat menggunakannya. Sedap juga jadi bumbu cocolan. Misalnya sambal botolan diaduk dengan kecap ikan, pas untuk gorengan.

5/ Saus Tiram
Banyak jenis saus tiram yang bisa dijumpai di pasar. Umumnya, produsen saus tiram menambahkan garam sebagai penguat rasa. Gunakan untuk membuat tumis sayuran. Pasti lezat.

Sumber: www.femina.co.id

Related Posts

Leave A Comment